
UNSRI meraih Rekor MURI kategori “Donasi Buku oleh Sivitas Akademika Terbanyak” dalam rangkaian PKKMB 2026 di Auditorium UNSRI, Kampus Indralaya, Rabu (12/8/2026). (Foto: IST)
PUYANG - Universitas Sriwijaya (UNSRI) berhasil meraih Rekor MURI melalui aksi donasi buku dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.
Dalam aksi tersebut, sebanyak 8.157 buku berhasil dikumpulkan dalam kategori “Donasi Buku oleh Sivitas Akademika Terbanyak” sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan budaya literasi.
Penyerahan sertifikat Rekor MURI dilakukan oleh Manajer Rekor MURI, Andre Purwandono, S.S., kepada Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., di Auditorium UNSRI, Kampus Indralaya, Rabu (12/8/2026).
Aksi donasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembukaan PKKMB UNSRI yang diikuti oleh 10.298 mahasiswa baru. Selain menjadi upaya pemecahan rekor, program ini diarahkan untuk memperluas akses bahan bacaan sekaligus mengenalkan bidang keilmuan perguruan tinggi kepada siswa jenjang SMA.
Ketua Pelaksana PKKMB 2026, Muhammad Emyr Nurdin, mahasiswa FISIP angkatan 2024, mengatakan donasi buku menjadi salah satu agenda utama PKKMB tahun ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan budaya literasi di kalangan mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan berbagai jurusan yang ada di perguruan tinggi kepada siswa SMA.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa baru diajak untuk mendonasikan buku yang telah selesai dibaca. Jenis buku yang disumbangkan disesuaikan dengan karakter masing-masing fakultas, sedangkan tema bacaan ditentukan berdasarkan bidang keilmuan agar lebih relevan dan bermanfaat bagi penerima.
Antusiasme mahasiswa baru terhadap program tersebut dinilai tinggi. Seluruh buku yang terkumpul selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan literasi di sekolah-sekolah.
Sebanyak 8.157 buku tersebut akan disalurkan ke sekolah-sekolah di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, yakni Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kota Lubuk Linggau, Kota Pagaralam, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten PALI, Kabupaten Lahat, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara, dan Kabupaten Empat Lawang.
“Donasi buku akan disalurkan ke sekolah-sekolah di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan bersama Dinas Pendidikan di masing-masing daerah,” ujarnya.
Untuk mendukung distribusi buku, panitia juga telah berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Koordinasi tersebut dilakukan agar proses penyaluran dapat berjalan dengan baik dan bantuan diterima oleh sekolah yang sesuai.
Menurut Emyr, pencapaian Rekor MURI bukan menjadi satu-satunya tujuan dari pelaksanaan program tersebut. Lebih dari itu, donasi buku diharapkan dapat memberikan dampak bagi penguatan budaya literasi dan kepedulian sosial.
“Selain mengejar rekor MURI, program ini diharapkan menumbuhkan kepedulian terhadap literasi dan budaya berbagi kepada Masyarakat,” pungkasnya. (*)