
UNSRI menggelar Nyuko Bareng Alumni UNSRI Chapter Lampung di Azana Boutique Hotel, Bandar Lampung, Minggu (26/7/2026). (Foto: IST)
PUYANG - Penguatan sinergi antara Universitas Sriwijaya (UNSRI), alumni,
dan dunia industri menjadi fokus utama dalam
forum Nyuko Bareng Alumni UNSRI Chapter Lampung yang dirangkaikan dengan
Industrial Gathering di Azana Boutique Hotel, Bandar Lampung, Minggu
(26/7/2026).
Forum tersebut bertujuan
untuk mencapai sejumlah kesepakatan seperti
perluasan program magang, membuka akses
kerja bagi lulusan, serta memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia
usaha.
Selain itu, forum juga merekomendasikan pengaktifan kembali IKA
UNSRI Chapter Lampung yang telah lama vakum, memperluas kolaborasi penelitian
antarperguruan tinggi, serta mendorong keterlibatan alumni dalam pengembangan
kurikulum, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan penguatan jejaring
profesional Universitas Sriwijaya.
Bandar Lampung sendiri dipilih
sebagai lokasi penyelenggaraan karena menjadi salah satu daerah dengan jumlah
alumni UNSRI yang cukup besar di luar Sumatera Selatan.
Banyak di antaranya berkiprah sebagai dosen, aparatur sipil
negara, profesional di BUMN, serta sektor swasta sehingga dinilai memiliki
potensi besar dalam memperkuat jejaring alumni dan kerja sama dengan dunia
kerja.
Forum tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari
kalangan akademisi Universitas Lampung dan sejumlah perguruan tinggi lainnya,
aparatur sipil negara, profesional PT PLN, profesional BFI Finance, serta perwakilan
mitra industri yang selama ini menjalin kerja sama dengan UNSRI.
Mewakili Rektor UNSRI, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama,
Internasionalisasi, dan Alumni, Prof. Dr. Eng. Ir. H. Joni Arliansyah, M.T.,
menegaskan bahwa alumni memiliki peran strategis sebagai penghubung antara
perguruan tinggi dan dunia kerja.
Menurutnya, kontribusi alumni tidak hanya dalam bentuk dukungan
terhadap almamater, tetapi juga melalui pengalaman profesional, masukan
terhadap pengembangan kurikulum, hingga membuka peluang karier bagi lulusan.
"Alumni memiliki peran yang sangat penting, bukan hanya dalam
bentuk dukungan materi, tetapi juga melalui pemikiran, pengalaman profesional,
masukan terhadap kurikulum, hingga membuka peluang kerja bagi lulusan
UNSRI," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, UNSRI juga memperkenalkan platform
digital #IamUNSRI yang dikembangkan Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi,
dan Alumni.
Platform yang mulai dibangun pada awal 2026 itu telah menghimpun
sekitar 45 ribu alumni dan menjadi wadah penyediaan basis data alumni,
informasi karier, serta ruang kolaborasi antara alumni, universitas, dan dunia
industri.
Ketua Tim EQUITY UNSRI, Prof. Ir. Subriyar Nasir, M.T., Ph.D.,
mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan
universitas yang didukung Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia
menjelaskan bahwa penguatan jejaring alumni menjadi salah satu faktor penting
dalam meningkatkan reputasi dan daya saing UNSRI di tingkat internasional.
Menurutnya, UNSRI terus bertransformasi menuju universitas
berkelas dunia melalui peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi,
internasionalisasi, serta penguatan kemitraan global.
Upaya tersebut juga tercermin dari peningkatan capaian UNSRI pada
pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings dengan target masuk
jajaran universitas terbaik dunia pada 2030.
"Kolaborasi dengan alumni menjadi salah satu kunci penting
dalam meningkatkan reputasi Universitas Sriwijaya. Kami berharap alumni dapat
menjadi penghubung dengan dunia industri maupun institusi internasional
sehingga semakin banyak peluang kerja sama yang dapat diwujudkan,"
ungkapnya.
Diskusi kemudian menghadirkan
Komisaris Utama PT PLN Enjiniring sekaligus Sekretaris Jenderal Pengurus
Nasional IKA UNSRI Bob Saril, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas
Lampung Jhons Fatriyadi Suwandi, Regional Head Jakarta, Sumatra, Central
Indonesia Jobstreet Imelda Angreraini Wong, serta Kepala Subdirektorat Kerja
Sama UNSRI Ir. Sabaruddin, M.Sc., Ph.D.
Selain membahas kebutuhan kompetensi lulusan, forum juga
mempertemukan UNSRI dengan perwakilan human resources (HR) dari sejumlah
perusahaan untuk membahas peluang rekrutmen dan pengembangan program magang.
Pada kesempatan tersebut, UNSRI turut memberikan apresiasi kepada PT
Angel Yeast Budi Indonesia sebagai salah satu mitra strategis dalam
penyelenggaraan program Campus Hiring.
Melalui forum ini, Universitas Sriwijaya berharap sinergi dengan
alumni dan dunia industri semakin kuat sehingga mampu memperluas peluang
magang, meningkatkan serapan lulusan, sekaligus membuka kolaborasi di bidang
pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan
kemudian ditutup dengan penyematan PIN IKA UNSRI kepada sejumlah alumni sebagai
simbol penguatan organisasi alumni. (*)