![]() |
Komisi I DPRD Sumsel kunjungi KPID Daerah Istimewa Yogyakarta guna memperkuat kelembagaan dan meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan penyiaran. (Foto: IST)
PUYANG – Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai upaya memperkuat kelembagaan dan meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan penyiaran di tengah perkembangan ekosistem media digital.
Kunjungan kerja tersebut menjadi forum koordinasi dan pertukaran informasi terkait pelaksanaan tugas, kewenangan, serta tantangan yang dihadapi KPID dalam mengawasi lembaga penyiaran di era digital yang terus berkembang.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi DPRD Provinsi Sumatera Selatan memperoleh pemaparan mengenai strategi KPID DIY dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap isi siaran, penegakan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), hingga penguatan literasi media bagi masyarakat.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti berbagai tantangan baru yang muncul akibat konvergensi media, berkembangnya platform digital, serta perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan kelembagaan dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta KPID agar pengawasan penyiaran tetap berjalan efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Provinsi Sumatera Selatan berharap dapat memperoleh berbagai praktik baik (best practices) yang diterapkan KPID DIY dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan lembaga penyiaran.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi referensi dalam mendukung penguatan kelembagaan KPID Provinsi Sumatera Selatan serta mendorong terciptanya ekosistem penyiaran yang sehat, berkualitas, dan berpihak pada kepentingan publik.
Kunjungan kerja ini juga menjadi bagian dari komitmen DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika, sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga guna menghadapi tantangan penyiaran di era transformasi digital. (ADV)
