![]() |
UNSRI kembali meluluskan 1.394 alumni pada Upacara Wisuda ke-184 yang digelar di Auditorium UNSRI Kampus Indralaya, Rabu (17/6/2026). (Foto: IST) |
PUYANG - Universitas Sriwijaya (UNSRI) kembali meluluskan 1.394 alumni pada Upacara Wisuda ke-184 yang digelar di Auditorium UNSRI Kampus Indralaya, Rabu (17/6/2026).
Dari jumlah tersebut, 992 lulusan berhasil meraih predikat Dengan Pujian (cumlaude) sebagai bukti capaian akademik yang membanggakan.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pimpinan universitas, Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, para dosen, orang tua, serta wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas dan program studi di lingkungan Universitas Sriwijaya.
Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada para orang tua dan wali yang telah berhasil mengantarkan putra-putrinya menyelesaikan pendidikan tinggi.
"Selamat kepada para orang tua atau wali alumni yang telah berhasil menuntaskan salah satu kewajibannya memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Kami mendoakan semoga jerih payah Bapak dan Ibu mendidik anak-anaknya sehingga pada hari ini bisa diwisuda dan menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT," ujar Rektor.
Ucapan selamat juga disampaikan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil meraih gelar akademik setelah melalui proses pendidikan di Universitas Sriwijaya.
"Selamat kepada anak-anak kami, saudara-saudara kami para alumni baru yang diwisuda hari ini atas keberhasilannya menggapai gelar akademik yang selama ini dicita-citakan," katanya.
Rektor berharap ilmu pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi awal dari berbagai keberhasilan di masa depan.
"Semoga gelar dan ilmu yang diperoleh dibekahi Allah SWT sehingga membawa manfaat bagi diri sendiri maupun orang banyak. Semoga keberhasilan hari ini menjadi awal untuk menggapai keberhasilan-keberhasilan berikutnya," tambahnya.
Pada Wisuda ke-184 ini, lulusan berasal dari sebelas fakultas dan Program Pascasarjana. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 335 orang, disusul Fakultas Pertanian 179 orang, Fakultas Hukum 137 orang.
Seemenara itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 131 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 128 orang, Fakultas Ilmu Komputer 111 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 101 orang, Fakultas Teknik 100 orang, Fakultas Kedokteran 87 orang, Fakultas Ekonomi 80 orang, serta Program Pascasarjana 5 orang.
Selain capaian akademik, Universitas Sriwijaya juga memberikan apresiasi kepada 41 lulusan penerima beasiswa yang berhasil menyelesaikan studinya. Para penerima berasal dari berbagai program beasiswa, antara lain Adaro Indonesia, Bank Indonesia, Bank Central Asia (BCA), Pertamina Sobat Bumi, Yayasan Karya Salemba Empat (KSE), BAZNAS, PT Pusri melalui program Anak Petani Jadi Sarjana (APJS), Yayasan Salim, Yayasan Marubeni, Penerbit Erlangga, IKA UNSRI, serta sejumlah mitra lainnya.
Rektor menyampaikan penghargaan kepada seluruh lembaga dan perusahaan yang telah mendukung pembiayaan pendidikan mahasiswa melalui berbagai program beasiswa.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyandang dana yang telah memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa sehingga mereka dapat menyelesaikan studinya di Universitas Sriwijaya. Dukungan ini sangat berarti dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Prof. Taufiq berpesan kepada seluruh alumni agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai kejujuran, amanah, serta mengedepankan etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
"Jagalah nama baik Universitas Sriwijaya, junjung tinggi kejujuran dan amanah, serta selalu menjaga etika dan moral. Hormatilah orang tua dan cintailah sesama agar sukses di mana pun berkiprah," pesannya.
Melalui Wisuda ke-184 ini, Universitas Sriwijaya kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.*
