![]() |
Tim PkM Internasional Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Raden Fatah Palembang foto bersama saat berada di SIKL At-Tanzil, Malaysia, pada awal Februari 2026 lalu. (Foto: Dok) |
PUYANG – Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah Palembang menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) At-Tanzil, Malaysia, pada awal Februari 2026 lalu.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah bagi anak-anak Indonesia yang tinggal di Malaysia sekaligus menanamkan kebiasaan mengelola keuangan sejak usia sekolah.
Mengusung tema "Edukasi dan Literasi Keuangan Syariah bagi Siswa/Siswi di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur At-Tanzil, Malaysia", program tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud komitmen UIN Raden Fatah Palembang dalam memperluas pengabdian masyarakat di tingkat internasional.
Kegiatan ini menyasar siswa-siswi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur At-Tanzil yang mayoritas merupakan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Selain memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan berbasis syariah, program tersebut juga bertujuan membentuk karakter finansial yang mandiri, bertanggung jawab, dan sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam.
Kebutuhan akan edukasi literasi keuangan syariah dinilai semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital dan meningkatnya risiko penyalahgunaan layanan keuangan.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025, tingkat literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia baru mencapai 43,42 persen, sedangkan tingkat inklusinya sebesar 13,41 persen.
Melalui edukasi sejak dini, para siswa diharapkan mampu memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, membiasakan diri menabung, serta terhindar dari praktik keuangan ilegal, pinjaman online ilegal, maupun judi online yang semakin marak di ruang digital.
BACA JUGA : Gugatan Terhadap 25 Media: Ujian Bagi Kemerdekaan Pers Indonesia
Pelaksanaan PkM Internasional dipimpin oleh sembilan dosen Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Raden Fatah Palembang, yaitu Mail Hilian Batin, S.E.I., M.E., Pamuji, S.E.I., M.E., Aryanti, S.E., M.M., Lidia Desiana, S.E., M.Si., Rachmania, S.E., M.Si., Bunga Mar'atush Shalihah, M.A., Aziz Septiatin, S.E., M.Si., Yusiresita Pajaria, S.E., M.Si., dan Sri Delasmi Jayanti, S.E., M.Acc., Ak., CA. Kegiatan tersebut juga melibatkan dua mahasiswa, Umar Al Rasyid dan Haikal.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi secara bertahap melalui pendekatan yang interaktif. Hari pertama diisi dengan pengenalan konsep dasar keuangan syariah, prinsip halal dan haram dalam transaksi, larangan riba, serta pentingnya mengelola uang saku secara bijak.
Pada hari kedua dan ketiga, siswa diajak mempraktikkan penyusunan perencanaan keuangan sederhana, memahami pentingnya budaya menabung, mengenal konsep ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), hingga mengikuti simulasi pengelolaan uang saku dan penyusunan anggaran keuangan pribadi.
Selain memberikan edukasi keuangan syariah, tim dosen FEBI UIN Raden Fatah Palembang juga memperkenalkan berbagai program studi dan peluang melanjutkan pendidikan tinggi di Indonesia kepada para siswa.
Sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat anak-anak Indonesia di Malaysia untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, khususnya di UIN Raden Fatah Palembang.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini, FEBI UIN Raden Fatah Palembang berharap para peserta tidak hanya memahami konsep literasi keuangan syariah secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA : Dosen Ilmu Komunikasi UNSRI Bekali Guru SMPN 2 Indralaya Utara Membuat Video Pembelajaran Berbasis AI
Program ini sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan antara UIN Raden Fatah Palembang dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di luar negeri.
Dengan terlaksananya program tersebut, UIN Raden Fatah Palembang kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kontribusi nyata melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di tingkat internasional.*
