terkini

Tips Bijak Kelola Keuangan Ala Gen Z

Monday, January 26, 2026, Monday, January 26, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T11:00:00Z

Ilustrasi.

PUYANG
- Di tengah tekanan ekonomi dan gaya hidup konsumtif anak muda saat ini, Frimas Nursyifa (18), berbagi pengalamannya dalam mengelola keuangan pribadi. 


Meski masih berstatus mahasiswa, Frimas sudah mulai membangun kebiasaan finansial yang bertanggung jawab dan bijak.


Frimas mengungkapkan bahwa dirinya belum memiliki target keuangan yang pasti, namun mulai membiasakan mencatat pengeluaran bulanan secara rutin. 


“Aku catat semua pengeluaran setiap bulan, jadi bisa tahu bulan ini lebih boros atau hemat. Dari situ bisa disesuaikan untuk planning bulan berikutnya,” jelasnya.


Untuk mencatat pengeluaran dan tabungan, Frimas menggunakan buku khusus yang ia bagi menjadi dua kategori utama, kebutuhan dan saving. Meski belum menggunakan aplikasi keuangan, ia merasa metode manual ini cukup efektif untuk dirinya.


Dalam pengelolaan keuangannya, Frimas masih belajar untuk lebih disiplin. Ia mengaku termasuk orang yang cukup boros, tetapi kini sedang berusaha memperbaiki kebiasaan tersebut. 


“Aku masih belajar untuk manajemen keuangan biar seimbang antara pemasukan dan pengeluaran,” ujarnya.


Soal investasi, Frimas belum mengambil langkah lebih jauh. Ia lebih memilih untuk fokus pada investasi leher ke atas terlebih dahulu seperti menambah ilmu dan pengalaman. 


“Aku belum berani investasi karena belum paham sepenuhnya. Tapi nanti setelah dipelajari lebih dalam, mungkin akan coba,” lanjutnya.


Frimas juga menekankan pentingnya melunasi hutang terlebih dahulu sebelum menabung. 


“Kalau bisa jangan sampai ngutang. Tapi kalau sudah terlanjur, tentu harus dibayar dulu,” tegasnya. 


Ia percaya bahwa manajemen keuangan yang baik adalah kunci utama untuk menjaga stabilitas keuangan di tengah gonjang-ganjing ekonomi Indonesia. 


Dalam menghadapi godaan belanja impulsif, Frimas mengandalkan skala prioritas. Menurutnya, menentukan kebutuhan yang lebih penting menjadi cara efektif untuk menahan diri dari pengeluaran yang tidak perlu.


Walaupun belum pernah mengikuti kelas literasi keuangan secara formal, Frimas aktif belajar secara otodidak. Ia menyadari bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menahan diri dari banyaknya godaan dan tren-tren modern. 


“In this economy, susah banget nahan diri buat nggak beli sesuatu hanya karena lucu. Harus bener-bener balik ke kebutuhan,” katanya.


Menutup perbincangan, Frimas membagikan pesan penting untuk generasi muda.


"Money management itu sangat penting, apalagi sekarang. Mulai aja dari hal kecil seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran. Nanti bisa jadi bahan evaluasi buat lebih bijak ke depannya,” pungkasnya.


Nasihat keuangan terbaik yang selalu ia ingat berasal dari ibunya. Jika ingin membeli sesuatu, lebih baik menabung dulu daripada kredit agar tidak menyusahkan diri di kemudian hari. 


Pesan sederhana, tapi sangat relevan bagi siapa pun yang ingin mulai mengelola keuangan secara sehat sejak dini. (Nabilla Hidayati)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tips Bijak Kelola Keuangan Ala Gen Z

Terkini

Topik Populer