terkini

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Apresiasi Kolaborasi Pengusaha dan Pemkab Lahat Bangun Jembatan Air Lawai B

Friday, April 10, 2026, Friday, April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T13:16:11Z
Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie mengapresiasi kolaborasi Pemkab Lahat dan pengusaha dalam pembangunan kembali Jembatan Air Lawai B. Infrastruktur ditargetkan rampung 180 hari. (Foto: IST)




PUYANG - Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Andie Dinialdie mengapresiasi kekompakan pemerintah daerah dan para pengusaha dalam mendukung pembangunan kembali Jembatan Air Lawai B di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Jumat (10/4/2026).


Apresiasi tersebut disampaikan saat peresmian pembangunan jembatan yang ditandai dengan peletakan batu pertama dan doa bersama. Jembatan yang sebelumnya roboh ini dibangun kembali guna memulihkan konektivitas masyarakat serta memperlancar aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.


Pembangunan dilakukan oleh Tim Percepatan Pembangunan kembali Jembatan Air Lawai (TPPJAL) bersama MK PT Dkonsindo CM dan kontraktor EPC PT SBR, dengan dukungan para pengusaha.


Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan pembangunan jembatan merupakan hasil proses panjang sejak insiden robohnya jembatan, mulai dari pembongkaran, pembersihan lokasi, hingga penyelesaian administrasi dan penetapan pemenang tender.


“Kita bukan tidak ingin cepat, namun dalam penggunaan anggaran ada tahapan yang harus dilalui. Hari ini kita mulai setelah semua proses tersebut selesai,” ujarnya.


Menurut Herman Deru, pembangunan jembatan harus memenuhi standar teknis yang mampu menahan beban sesuai ketentuan. Seluruh proses pekerjaan akan diawasi oleh Dinas Pekerjaan Umum guna memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga.


Secara umum, pembangunan ditargetkan rampung dalam 180 hari kalender, dengan harapan dapat selesai lebih cepat sehingga segera dimanfaatkan masyarakat.


Ia menilai sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.


“Saya bangga karena pembangunan ini berhasil berkat gotong royong semua pihak. Para pengusaha menunjukkan kepedulian melalui kontribusi nyata,” katanya.


Gubernur juga menyoroti kedisiplinan para pengusaha dalam mengikuti instruksi penggunaan jalan khusus, baik jalan lama maupun baru, sehingga lalu lintas di kawasan tersebut tetap lancar.


Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya perbaikan jalan di sekitar jembatan agar kualitas infrastruktur tetap terjaga secara menyeluruh.


“Percuma jembatan bagus jika jalan menuju ke sana masih berlubang. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.


Selain itu, masyarakat dan pengguna jalan diimbau memahami potensi gangguan selama proses pembangunan, termasuk pentingnya pemasangan rambu keselamatan di sekitar lokasi proyek.


Gubernur juga mendorong peran aktif BUMN, BUMD, dan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam mendukung pembangunan, khususnya terkait kebutuhan dasar masyarakat.


Pembangunan kembali Jembatan Air Lawai B diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mempercepat pembangunan daerah serta memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat. (ADV)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Apresiasi Kolaborasi Pengusaha dan Pemkab Lahat Bangun Jembatan Air Lawai B

Terkini

Topik Populer