terkini

Isu Sensitif Kas Masjid Viral, Kemenag Tegaskan Tak Ada Kebijakan

Wednesday, April 22, 2026, Wednesday, April 22, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T05:35:49Z

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar. (Foto: IST)




PUYANG - Kementerian Agama Republik Indonesia memastikan bahwa isu pengelolaan dana kas masjid oleh pemerintah yang ramai beredar di media sosial tidak benar. Informasi tersebut dipastikan sebagai hoaks yang tidak memiliki dasar kebijakan resmi.


Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah merencanakan maupun mengeluarkan kebijakan terkait pengambilalihan pengelolaan kas masjid.


Ia menjelaskan, konten berupa meme dan video yang menampilkan Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan narasi pembentukan rekening kas masjid oleh pemerintah merupakan bentuk disinformasi yang sengaja dibuat untuk memicu kegaduhan di masyarakat.


Menurutnya, pengelolaan dana masjid tetap menjadi kewenangan masing-masing pengurus, seperti Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau takmir, sesuai prinsip kemandirian dan kepercayaan jamaah.


Kemenag, lanjutnya, justru mendorong tata kelola masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh pengurus, tanpa adanya intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.


Masyarakat pun diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Kemenag meminta publik untuk selalu melakukan pengecekan melalui kanal resmi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.*


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Isu Sensitif Kas Masjid Viral, Kemenag Tegaskan Tak Ada Kebijakan

Terkini

Topik Populer