![]() |
| Empat mahasiswa untuk mengikuti program magang MBKM terintegrasi KKN di PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam, Muara Enim, Sumatera Selatan. (Foto: IST) |
PUYANG - Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Raden Fatah Palembang mengantarkan empat mahasiswa untuk mengikuti program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam, Muara Enim, Sumatera Selatan.
Pengantaran mahasiswa dipimpin langsung oleh Dekan FDK UIN Raden Fatah, Dr. Achmad Syarifudin, M.A., didampingi para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), serta staf fakultas. Turut hadir dalam rombongan Kandidat Prof. Dr. Wijaya, M.Si.
Adapun mahasiswa peserta magang terdiri dari tiga mahasiswa Program Studi Jurnalistik dan satu mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Manajer Umum PT PLN Nusantara Power, Fachmi Wibowo, bersama jajaran manajemen perusahaan.
Dalam sambutannya, Fachmi Wibowo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh FDK UIN Raden Fatah Palembang kepada pihak perusahaan sebagai mitra pelaksanaan program magang MBKM.
Menurutnya, penerimaan mahasiswa magang ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman (MoA) yang telah ditandatangani kedua pihak pada 25 Februari 2026 lalu.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan penyerahan mahasiswa magang dan KKN rekognisi dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang. Ini merupakan tindak lanjut dari MoA yang telah disepakati sebelumnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pihak perusahaan berkomitmen mendukung program tersebut dengan menempatkan mahasiswa sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing agar dapat menghasilkan karya dan kontribusi yang bermanfaat.
Mahasiswa dari Program Studi Jurnalistik nantinya akan dilibatkan dalam kegiatan publikasi dan pemberitaan terkait aktivitas PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam.
Sementara mahasiswa dari Program Studi PMI akan berperan dalam kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat di sekitar perusahaan, terutama yang terhubung dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Selain itu, pihak perusahaan juga telah menyiapkan fasilitas mess sebagai tempat tinggal mahasiswa selama menjalani program magang.
“Kami berharap mahasiswa dapat cepat beradaptasi dan berkolaborasi dengan pegawai maupun mitra kerja dalam mendukung kebutuhan data dan publikasi perusahaan,” tambah Fachmi.
Sementara itu, Dekan FDK UIN Raden Fatah Palembang Dr. Achmad Syarifudin, M.A. menegaskan bahwa program magang MBKM yang terintegrasi dengan KKN ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, konsep masyarakat tidak hanya terbatas pada wilayah desa atau kota, tetapi juga mencakup komunitas yang terlibat dalam aktivitas perusahaan, termasuk masyarakat yang bersentuhan dengan program CSR.
“Tujuan KKN sebenarnya adalah melatih mahasiswa untuk bermasyarakat melalui program-program nyata. Karena UIN memiliki karakter keagamaan yang kuat, maka pendekatan interaksi kemasyarakatannya juga dibingkai dalam perspektif berbasis nilai-nilai keagamaan,” jelasnya.
PT PLN Nusantara Power sendiri dikenal sebagai perusahaan pembangkit listrik yang tidak hanya fokus pada sektor energi, tetapi juga aktif dalam inovasi pengelolaan lingkungan.
Perusahaan ini bahkan pernah meraih penghargaan Kinerja Pengelolaan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) Terbaik.
Pada akhir kegiatan, rombongan dari FDK UIN Raden Fatah diajak meninjau langsung proses pengolahan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), yaitu limbah hasil pembakaran batu bara yang dimanfaatkan kembali menjadi berbagai produk konstruksi bernilai ekonomi, seperti paving block, batako, roster, pot bunga, hingga elemen pagar.
Melalui program magang ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri semakin kuat serta mampu melahirkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi bagi masyarakat.*
