![]() |
PUYANG - Tak hanya dikenal sebagai Restoran Ayam Saudi Nomor 1 di Indonesia, Almaz Fried Chicken berani membawa perubahan yang berdampak untuk sosial.
Berada di kawasan Talang Semut Palembang, outlet di cabang ini telah beroperasi sejak April dan langsung menarik perhatian masyarakat sekitar.
Harfei (40), Leader outlet tersebut, menjelaskan bahwa Almaz Fried Chicken bukan hanya hadir untuk memenuhi selera kuliner, tetapi juga untuk memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.
“Setiap cabang Almaz menyumbangkan 5% dari keuntungannya untuk Palestina. Selain itu, 5% lagi disalurkan untuk kegiatan sosial di lingkungan sekitar, seperti ke panti asuhan dan pesantren. Itu wajib setiap hari. Jadi, ini bukan cuma bisnis, tapi juga bentuk kepedulian sosial,” jelasnya.
Almaz Fried Chicken sendiri merupakan gagasan dari CEO Okta Wirawan yang terinspirasi dari pengalaman jamaah haji asal Indonesia yang kerap menyantap ayam khas Arab.
Dari ide sederhana itu, kini Almaz telah berkembang pesat dengan lebih dari 100 cabang di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk dua di Palembang, yaitu di Talang Semut dan Kenten.
Menu andalan yang ditawarkan antara lain nasi kebuli dan paket nasi panas dengan ayam khas Almaz, yang diracik menggunakan rempah-rempah Timur Tengah namun telah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Beras untuk nasi kebuli bahkan diimpor dari India dan Pakistan untuk menjaga cita rasa otentik.
“Konsumen banyak yang puas karena rasa ayamnya pas di lidah. Kami tetap mempertahankan cita rasa khas Saudi, tapi tetap akrab untuk orang Indonesia,” lanjutnya.
Dengan harga mulai dari Rp22.000, Almaz Fried Chicken tidak hanya menyasar pecinta kuliner khas Arab, tetapi juga masyarakat umum yang mencari menu lezat dan terjangkau.
Dibuka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 22.00, outlet ini selalu siap menyambut pelanggan, sekaligus terus menebar manfaat lewat kegiatan sosial hariannya.
“Harapan saya, semoga Almaz terus maju. Karena keberadaan Almaz bukan hanya soal keuntungan, tapi juga soal berbagi,” tutup Harfei. (Putri Ayu Kharisma)
.jpg)