.jpg)
Potret kucing peliharaan. (Foto: Nabilla Hidayati)
PUYANG - Memelihara kucing bukan lagi sekadar hobi, tapi telah menjadi bagian dari gaya hidup kekinian.
Ainur Rahma Hidayati (22), seorang pecinta kucing asal Palembang, membuktikan hal tersebut melalui kesehariannya bersama kucing-kucing yang ia pelihara sejak tahun 2019.
Kecintaannya terhadap kucing berawal dari rasa suka yang mendalam terhadap hewan berbulu tersebut. Bagi Ainur, kucing tidak hanya menjadi hewan peliharaan tapi juga sumber hiburan dan penghilang jenuh.
“Dari memelihara kucing saya belajar lebih bertanggung jawab dalam merawat dan menyayangi makhluk hidup,” ujarnya.
Ainur memelihara jenis kucing mix domestik dan domestik murni yang ia adopsi dari lingkungan sekitar rumah. Ia mengaku sangat menyayangi kucing-kucingnya hingga menganggap mereka sebagai bagian dari keluarga sendiri.
Tak heran jika rutinitas hariannya ikut dipengaruhi oleh jadwal kucing-kucingnya, mulai dari waktu makan, bermain, hingga menjaga kebersihan mereka.
Ia menjelaskan, memiliki hewan peliharaan berarti siap bertanggung jawab atas segala kebutuhan mereka termasuk biaya pemeliharaan yang tak sedikit. Ainur sendiri harus mengeluarkan setidaknya ratusan ribu setiap bulannya.
“Sekitar Rp700.000 setiap bulannya tergantung keperluan masing-masing kucing,” ungkapnya.
Biaya tersebut mencakup makanan, perawatan, vaksin, dan grooming. Meski belum pernah membawa kucing ke tempat umum atau kafe, Ainur selalu menyempatkan waktu untuk bermain dan merawat mereka di rumah.
Ainur juga kerap membagikan momen lucu dan menggemaskan kucingnya di media sosial.
“Saya sering memposting foto atau video mereka untuk mengabadikan momen-momen manja mereka,” imbuhnya.
Sebagai seorang cat lovers setelah bertahun-tahun lamanya, Ainur paham mengapa banyak orang sangat menyukai hewan berbulu itu.
“Punya kucing rasanya menghibur banget. Lucu, gemesin, jadi punya temen juga kalau lagi kesepian,” ujarnya.
Lebih dari itu, memelihara kucing menurutnya mampu memberikan manfaat emosional yang besar karena dapat mengurangi stres dan menumbuhkan rasa empati.
Namun, memelihara kucing bukan berarti tanpa tantangan. Saat kucingnya sakit, Ainur harus memberikan perhatian ekstra. Ia pun menekankan pentingnya kesiapan sebelum memutuskan memelihara kucing.
“Persiapkan diri secara materi dan mental. Karena memelihara kucing itu sama dengan bertanggung jawab atas kehidupannya,” pesannya.
Menutup ceritanya, Ainur mengatakan bahwa memelihara kucing telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang.
“Kalau boleh memilih, saya ingin punya tujuh kucing atau bahkan lebih di masa depan,” pungkasnya. (Nabilla Hidayati)