![]() |
| Es Oyen Satria. (Foto: Nabilla Hidayati) |
PUYANG – Minuman dingin dengan isian buah-buahan segar jadi salah satu pilihan yang tepat untuk menemani waktu luang maupun padatnya rutinitas.
Es Oyen Satria, minuman gerobakan yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan Tangga Takat Kota Palembang ini sering menjadi andalan anak sekolah dan pekerja yang baru pulang beraktivitas.
Dibaliknya terdapat sosok Desi Elvina (31), pemilik usaha Es Oyen Satria yang telah berdiri selama 10 tahun.
Ia bercerita, usaha tersebut berawal dari pengalaman sang suami yang sempat berlibur dan menyicipi Es Oyen langsung di Pulau Jawa.
“Waktu itu suami saya jalan-jalan ke Jawa, terus di sana nyobain Es Oyen. Karena rasanya enak dan isinya banyak varian buah, akhirnya pas pulang langsung kepikiran buka usaha es oyen di Palembang,” ungkap Desi.
Setiap harinya, Es Oyen Satria buka dari pukul 10 pagi hingga pukul 6 malam.
Menu andalannya terdiri dari campuran buah-buahan segar seperti nangka, alpukat, kelapa muda (dogan), serta tambahan pelengkap seperti mutiara, jagung, dan agar-agar.
Dengan mengeluarkan uang sebesar Rp5.000 saja para pembeli sudah bisa menikmati Es Oyen yang segar.
Desi menambahkan, Es Oyen Satria juga siap menerima pesanan dalam jumlah besar. Seperti untuk acara kantor maupun Catering.
“Lebaran kemarin kita sempat kerjasama di acara Open House kantor Gubernur. Jadi terima pesanan via WhatsApp juga,” ujarnya.
Meski sempat membuka cabang, Desi menyayangkan banyak pembeli yang merasa cita rasanya berbeda dengan cabang utama Es Oyen Satria.
“Padahal yang bikin saya juga, tapi pembeli bilang rasanya beda. Jadi sementara kita fokus di induk usaha dulu,” ujar Desi.
Kedepannya, Desi berharap bisa membuka cabang lagi dengan kualitas rasa yang konsisten dan bisa diterima oleh banyak orang.
“Harapannya sih kalau buka cabang lagi orang bisa percaya rasa dan kualitasnya tetap sama. Jadi bisa berbagi dan menambah penghasilan juga,” tutupnya. (Nabilla Hidayati)
.jpg)