![]() |
| Area produksi pabrik di Banyuasin tempat Arya bekerja (dok. Arya) |
PALEMBANG — Kasus kecelakaan kerja yang dialami seorang pekerja industri di Kabupaten Banyuasin pada Februari 2025 kembali menyoroti pentingnya perluasan perlindungan ketenagakerjaan di sektor berisiko tinggi. Peristiwa tersebut terjadi ketika Arya (23), pekerja di Kelurahan Mariana Ilir, mengalami luka berat setelah tangannya terseret mesin produksi saat mematikan tombol manual.
Arya mengatakan kecelakaan terjadi secara tiba-tiba ketika ia hendak menonaktifkan mesin.
“Yang paling saya ingat saat mau mematikan tombol on-off manual, tiba-tiba tangan saya terseret ke dalam mesin. Trauma itu masih sangat melekat sampai sekarang,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Ia menilai penggunaan mesin manual masih menjadi faktor risiko utama dan perlu diminimalkan.
“Menurut saya, semua mesin jangan dijalankan secara manual karena risikonya tinggi. Kita juga harus selalu fokus saat bekerja,” katanya.
Secara nasional, perluasan program jaminan sosial ketenagakerjaan masih menghadapi tantangan. Pemerintah menargetkan 57 juta pekerja terlindungi pada 2025, namun jumlah peserta saat ini baru sekitar 43 juta orang. Kondisi ini menunjukkan masih banyak pekerja yang belum memiliki perlindungan kecelakaan kerja.
Arya merupakan salah satu pekerja yang telah terdaftar dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyebut jaminan tersebut membantu proses pemulihan dan biaya pengobatan.
“BPJS Ketenagakerjaan sangat meringankan biaya pengobatan saya. Proses klaimnya juga mudah,” ujarnya.
Di sisi lain, layanan perlindungan ketenagakerjaan kini terus diperluas, termasuk bagi pekerja informal. Penguatan layanan berbasis digital juga dilakukan agar proses administrasi, seperti pendaftaran dan pengajuan klaim manfaat, dapat diakses lebih cepat oleh pekerja di berbagai daerah, termasuk kawasan industri seperti Banyuasin. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan pekerja di sektor berisiko tetap mendapatkan perlindungan menyeluruh.(*)
