terkini

Konjen China Beri Kuliah Umum di UNSRI, Buka Peluang Kerja Sama Industrialisasi dan Pendidikan

Saturday, April 18, 2026, Saturday, April 18, 2026 WIB Last Updated 2026-04-18T02:42:39Z

Foto bersama Konsulat Jenderal (Konjen) China, Huang He dok dalam kegiatan kuliah umum bagi mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional. (Foto: IST)




PUYANG - Universitas Sriwijaya (UNSRI) terus memperkuat jejaring internasional melalui kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) China yang dipimpin Huang He dalam kegiatan kuliah umum bagi mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional. 


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Rektorat UNSRI Kampus Indralaya, Kamis (16/04/2026), membuka peluang kerja sama strategis di bidang industrialisasi dan pendidikan antara Indonesia dan China.


Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni, Prof. Dr.Eng. Ir. H. Joni Arliansyah, M.T., bersama Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Alfitri, M.Si. 


Dalam sambutannya, Prof. Joni Arliansyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan Konjen China dan menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk mendorong inovasi dan kemajuan pembangunan di Indonesia.


Menurutnya, kerja sama global menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan era modern, termasuk dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan industri. Ia juga mendorong generasi muda untuk memiliki kemampuan bahasa asing sebagai bekal berkompetisi di tingkat internasional.


“Kami menyambut baik peluang kerja sama dan menantikan langkah konkret untuk menciptakan terobosan yang berdampak positif bagi Indonesia. Kami akan terus belajar dan berkembang ke arah yang lebih baik seperti yang dilakukan China. Untuk generasi muda, saya berharap para pelajar memiliki kemampuan bahasa asing dengan baik, termasuk bahasa Mandarin,” ujar Prof. Joni.


Sementara itu, Huang He mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari civitas akademika UNSRI. Ia mengaku terkesan dengan lingkungan kampus serta kualitas akademik yang dimiliki universitas tersebut.


“Saya tidak menyangka UNSRI memiliki kampus yang begitu indah, dengan banyak dekan, profesor, anggota fakultas, dan mahasiswa yang sangat baik dan luar biasa. Ini merupakan kehormatan bagi saya dapat bertemu dengan kalian semua. Kami ingin melakukan yang terbaik untuk kepentingan bersama,” kata Huang He.


Dalam kuliah umumnya, Huang He menyoroti pentingnya industrialisasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi suatu negara. Ia menilai China memiliki pengalaman dan kapasitas yang dapat dikolaborasikan dengan Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup di kedua negara.


“Tanpa industrialisasi, sebuah negara tidak akan berkembang. China memiliki kemampuan untuk bekerja sama dengan Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan dan standar kehidupan masyarakat di kedua negara. Dalam bidang pendidikan, jika tersedia kesempatan, hal ini sangat baik bagi mahasiswa untuk belajar di China. Kerja sama ini akan memperkuat hubungan antara universitas di Indonesia dan China,” jelasnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut delegasi Konsulat Jenderal China, yakni Konsul Li Hongwei, Wakil Konsul Jiang Jiawen (Jessica), dan Konsul Muda Xu Mengqiu. Dari pihak UNSRI hadir Direktur Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni, para dekan dan wakil dekan, serta Direktur Direktorat Perencanaan.


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UNSRI memperluas kolaborasi internasional sekaligus meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global.*


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Konjen China Beri Kuliah Umum di UNSRI, Buka Peluang Kerja Sama Industrialisasi dan Pendidikan

Terkini