terkini

Belajar Bahasa Palembang: Lawan Kata (Kosok Bali) dalam Baso Pelembang (Catatan Penting Lainnya Bagian K2)

Monday, April 13, 2026, Monday, April 13, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T14:03:46Z

Jembatan Ampera Kota Palembang. (Foto: Puyang)

PUYANG
– Bahasa daerah adalah warisan budaya yang kaya dan beragam di bumi Nusantara. Setiap daerah memiliki cara tersendiri untuk berkomunikasi antar sesama warganya. Seperti halnya dengan Baso Pelembang yang merupakan sebutan untuk bahasa daerah di Kota Palembang.


Baso Pelembang sendiri memiliki dua tingkatan utama dalam percakapan sehari-hari, yaitu Baso Pelembang Sari-sari (BPS) dan Baso Pelembang Alus (BPA). Keduanya masing-masing memiliki aturan tersendiri dalam penggunaannya.


Untuk penyebutan Lawan Kata dalam Baso Pelembang, biasanya disebut sebagai Kosok Bali. Ini adalah istilah yang merujuk pada kata-kata antonim, yaitu kata yang memiliki makna berlawanan satu sama lain dalam pervakapn sehari-hari. 


Berikut adalah beberapa Kosok Bali dalam Baso Pelembang:


K. Lawan Kata (Kosok Bali)




Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Belajar Bahasa Palembang: Lawan Kata (Kosok Bali) dalam Baso Pelembang (Catatan Penting Lainnya Bagian K2)

Terkini