![]() |
| Kantor Yayasan Masjid Agung Palembang, tempat dipersiapkannya menu berbuka dan takjil gratis untuk Program Amaliyah Ramadhan. (Foto: Nazayla Putri) |
PUYANG - Bulan suci ramadhan menjadi salah satu momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan memperbanyak pahala dengan menebar kebaikan.
Untuk itu, Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo atau yang kita kenal sebagai Masjid Agung Kota Palembang, kembali mengadakan program rutin Amaliyah Ramadhan yang senantiasa disambut antusias setiap tahunnya.
Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para jamaah Masjid, para Musafir yang berada dalam perjalanan jauh, hingga masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati buka bersama dalam kehangatan dan kebersamaan.
Kemas Syukri Mascik Azhari (52), selaku Ketua Panitia Program Amaliyah Ramadhan menjelaskan tujuan mulia dibalik hadirnya program tersebut.
“Kami ingin menjalin kebersamaan dengan memberikan takjil dan makanan berbuka kepada siapapun yang hadir di Masjid. Siapapun boleh datang, tidak ada batasan apapun,” ungkapnya.
Meski sudah dimulai sejak Covid melanda beberapa tahun lalu, Kemas Syukri mengaku antusiasme masyarakat masih sama semaraknya dari tahun ke tahun.
Ia turut menjelaskan, semua proses memasak hingga pengemasan dilakukan di Lantai II Gedung Yayasan Masjid Agung Kota Palembang.
Pada pagi hari, kegiatan memasak dilakukan oleh para juru masak yang direkrut khusus dibantu para pegawai lainnya. Setelah itu, Ikatan Remaja Masjid akan turun tangan langsung membantu mengemas makanan dan takjil yang sudah disiapkan.
“Di program ini sudah dibentuk panitianya sendiri dengan berbagai bidang. Ada bagian Publikasi, air, sampai kelistrikan,” imbuh Kemas Syukri.
Dalam satu hari, program ini bisa menghasilkan 400 hingga 600 porsi makanan berbuka dengan lauk yang beragam setiap harinya.
Takjil berupa kurma dan air mineral dibagikan saat acara Cawisan atau Pengajian dimulai, sementara makanan berbuka dihidangkan ketika jamaah selesai melaksanakan shalat magrib bersama.
“Kalau kekurangan makanan kita usahakan ditambah terus sampai cukup. Kalau lebih kita bagikan kepada panitia yang belum kedapatan,” ujarnya.
Dengan antusiasme masyarakat yang besar, Kemas Syukri mengaku bersyukur dan semakin bersemangat membantu jalannya program ini.
Kedepannya, ia berharap akan semakin banyak orang dermawan yang tulus berbagi rezeki hingga program Amaliyah Ramadhan dapat berjalan lancar sampai akhir Ramadhan nanti.
“Semoga semakin besar, semakin semarak, dan semakin banyak yang bisa diberikan,” tutupnya. (Nazayla Putri)
