terkini

Gelar Pertemuan Virtual, FASILKOM UNSRI dan LUMC Bahas Potensi Kolaborasi Riset Kanker Serviks

Thursday, September 03, 2026, Thursday, September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T14:32:23Z

UNSRI bersama Leiden University Medical Centre (LUMC), Belanda, menggelar pertemuan virtual untuk membahas potensi kolaborasi penelitian kanker serviks, Senin (31/8/2026). (Foto: IST)

PUYANG
- Universitas Sriwijaya (UNSRI) menggelar pertemuan virtual bersama Leiden University Medical Centre (LUMC), Belanda, untuk membahas peluang kerja sama penelitian kanker serviks, Senin (31/8/2026). 


Pertemuan bertajuk “Connecting and Building Trust with Leiden University Medical Centre and FK/Fasilkom UNSRI: Cervical Cancer Research Team” tersebut mempertemukan peneliti dan akademisi UNSRI dengan tim LUMC dari bidang klinis, teknologi, dan kesehatan global.


Pertemuan dipandu oleh Kepala Subdirektorat Internasionalisasi UNSRI sekaligus Research Fellow di Universitas Leiden, Najmah, S.K.M., M.P.H., Ph.D. 


Pada awal sesi, Najmah menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi kesempatan bagi kedua institusi untuk saling mengenalkan tim penelitian, bertukar gagasan, serta membahas bidang yang dapat dikembangkan melalui kerja sama.


Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Inovasi, Hilirisasi, dan Sistem Informasi UNSRI, Prof. Dr. dr. Radiyati Umi Partan, Sp.PD-KR, M.Kes., turut memberikan sambutan. 


Ia menekankan pentingnya membangun kemitraan dengan institusi luar negeri untuk memperluas jejaring sekaligus mendukung pengembangan riset UNSRI.


Pertemuan juga diikuti Direktur Inovasi dan Hilirisasi UNSRI sekaligus Ketua Pusat Unggulan Artificial Intelligence-Medical Center of Excellence (AIMed CoE), Prof. Ir. Siti Nurmaini, M.T., Ph.D., bersama tim peneliti Fakultas Ilmu Komputer. Sementara dari LUMC hadir Dr. Jogchum Beltman, Ahli Onkologi Ginekologi, dan Suze Kruisheer, MA., Lead LUMC Global.


Salah satu materi yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan TeleOTIVA, produk inovasi yang dikembangkan Prof. Siti Nurmaini bersama tim. 


Muhammad Naufal Rachmatullah, M.T., dan Dr. Annisa Darmawahyuni, M.Kom., turut memaparkan pemanfaatan teknologi tersebut untuk mendukung deteksi dini kanker serviks.


Paparan tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan antara tim UNSRI dan LUMC. Salah satu peluang yang dibahas ialah evaluasi serta peningkatan spesifisitas dan sensitivitas TeleOTIVA melalui pengujian di lingkungan klinis LUMC.


Kedua pihak juga membahas kebutuhan validasi lebih lanjut terhadap keluaran TeleOTIVA dengan melibatkan tenaga ahli, termasuk dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn). 


Selain pengembangan teknologi, diskusi turut mengarah pada kemungkinan penelitian bersama mengenai penerapan skrining kanker serviks di Indonesia.


Untuk menindaklanjuti pembahasan tersebut, UNSRI dan LUMC sepakat menyiapkan pertemuan berikutnya dengan melibatkan anggota tim penelitian dari kedua institusi. Pertemuan lanjutan akan digunakan untuk membahas aspek teknis dan klinis secara lebih rinci.


Diskusi antara UNSRI dan LUMC tersebut menjadi bagian dari pengembangan jejaring penelitian internasional UNSRI, khususnya dalam mempertemukan keahlian teknologi, klinis, dan akademik untuk mendukung penelitian kanker serviks. (*)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gelar Pertemuan Virtual, FASILKOM UNSRI dan LUMC Bahas Potensi Kolaborasi Riset Kanker Serviks

Terkini