
Jembatan AMPERA Kota Palembang. (Foto: Puyang)
PUYANG – Bahasa Pelembang atau yang disebut dengan Baso Pelembang, merupakan sebuah warisan berharga yang mengalir kental dalam darah masyarakatnya. Dengan dialek yang unik dan kosakata yang menarik, bahasa ini menjadi identitas yang membedakan mereka dengan penduduk daerah yang lain.
Dalam penuturannya sehari-hari, Baso Pelembang memiliki dua tingkatan utama yaitu Baso Pelembang Sari-sari (BPS) dan Baso Pelembang Alus (BPA). Keduanya memiliki aturan tersendiri dalam penggunaannya.
Sementara itu, dalam Baso Pelembang juga terdapat penggunaan Kata Asal (Kata Dasar), yaitu kata yang belum mengalami proses pemberian imbuhan, baik berupa awalan, sisipan, maupun akhiran.
Berdasarkan jumlah suku katanya, kata asal dibedakan menjadi empat kelompok, yaitu kata asal satu suku kata, dua suku kata, tiga suku kata, dan empat suku kata.
Berikut adalah beberapa Kata Asal Empat Suku Kata dalam Baso Pelembang:
4. Kata Asal (Kata Dasar) Empat Suku Kata
.jpeg)