terkini

FKIP UNSRI Sambut Lima Mahasiswa MMSU untuk SEA-Teacher Inbound 2026

Friday, September 04, 2026, Friday, September 04, 2026 WIB Last Updated 2026-09-10T13:16:59Z

FKIP UNSRI menyambut lima mahasiswa Mariano Marcos State University (MMSU), Filipina, untuk mengikuti SEA-Teacher Inbound Program 2026 di Palembang, Kamis (3/9/2026). (Foto: IST)

PUYANG
- Lima mahasiswa Mariano Marcos State University (MMSU), Filipina, tiba di Palembang untuk mengikuti SEA-Teacher Inbound Program 2026 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (UNSRI), Kamis (3/9/2026). 


Kedatangan mereka disambut langsung oleh tim FKIP UNSRI di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai bagian dari rangkaian awal program.


Kelima mahasiswa tersebut adalah Alyza Fe Cabebe, Zyren Mei Habab, Kimberly Ann Modesto, Maerhitorne Azzhlei Martillano, dan Hyun Mae Maestrado. Mereka berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).


Selama mengikuti kegiatan di Palembang, kelima mahasiswa MMSU mendapat dukungan akomodasi dari Rektor UNSRI dan menempati Rumah Susun UNSRI Bukit Palembang.


Kelimanya akan mengikuti sejumlah kegiatan akademik dan praktik pendidikan yang berlangsung di lingkungan FKIP UNSRI serta sekolah mitra dengan prraktik mengajar yang dijadwalkan berlangsung di SMA Lab School Srijaya Negara dan TK Cipta Karya Bangsa.


Dalam programnya, SEA-Teacher Inbound dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa kependidikan untuk mengenal proses pembelajaran di negara lain secara langsung.

 

Di UNSRI, rangkaian program mencakup orientasi, observasi pembelajaran, teaching assistantship, praktik mengajar, refleksi, evaluasi, hingga kegiatan pengenalan budaya Indonesia.


Dalam pelaksanaannya, mahasiswa MMSU akan berinteraksi dengan dosen, guru pamong, mentor, mahasiswa, dan siswa di sekolah mitra. 


Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar lintas budaya sekaligus membantu peserta memahami perbedaan dan persamaan sistem pendidikan Indonesia dan Filipina.


Koordinator SEA-Teacher FKIP UNSRI, Dr. Rita Inderawati, M.Pd., mengatakan bahwa kedatangan mahasiswa MMSU menjadi awal dari proses pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang akademik.


“Kami ingin mahasiswa MMSU tidak hanya datang ke Indonesia untuk mengajar, tetapi juga merasa diterima sebagai bagian dari keluarga akademik FKIP Universitas Sriwijaya. Mereka datang untuk belajar, berbagi, beradaptasi, dan membangun persahabatan lintas budaya,” ujarnya.


Menurutnya, pelaksanaan program membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari universitas, fakultas, sekolah mitra, kepala sekolah, mentor, guru pamong, hingga student buddies yang mendampingi peserta selama berada di UNSRI.


Selain pengalaman mengajar, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan komunikasi, adaptasi, kolaborasi, serta pemahaman intercultural mahasiswa.

 

Rangkaian kegiatan kemudian akan dilanjutkan dengan orientasi lingkungan kampus dan sekolah, observasi, asistensi mengajar, praktik mengajar, kegiatan budaya, refleksi, dan evaluasi.


Pelaksanaan SEA-Teacher Inbound 2026 ini menjadi bagian dari upaya FKIP UNSRI memperluas pengalaman pembelajaran internasional bagi sivitas akademika. Kehadiran mahasiswa MMSU juga memperkuat pelaksanaan internationalization at home melalui interaksi akademik dan budaya di lingkungan kampus serta sekolah mitra. (*)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • FKIP UNSRI Sambut Lima Mahasiswa MMSU untuk SEA-Teacher Inbound 2026

Terkini