terkini

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Bacakan UUD 1945 pada Upacara HUT Ke-81 RI

Monday, August 17, 2026, Monday, August 17, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T00:20:20Z

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie, S.E., saat membacakan teks UUD 1945 dalam Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Griya Agung Palembang, Senin (17/8/2026). (Foto: IST)



PUYANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie, S.E., mendapat tugas membacakan teks Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dalam Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Griya Agung Palembang, Senin (17/8/2026).


Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sebagai inspektur upacara. 


Momentum peringatan kemerdekaan tahun ini sekaligus menjadi ruang untuk meneguhkan kembali nilai persatuan, kerja keras, dan semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan.


Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Provinsi Sumatera Selatan. Setelah itu, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie membacakan teks UUD 1945.


Bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Letkol Inf. Ratno Edy Putra, S.Hub.Int., M.H.I., yang merupakan alumni Akademi Militer 2008 dan sehari-hari menjabat sebagai Danyon 141/AYJP Brigif 8/Garuda Cakti.


Dalam prosesi pengibaran bendera, Anastasya Shafina Sastradiredja dari SMA IT Harapan Mulia bertugas sebagai pembawa Bendera Merah Putih.


Sementara itu, posisi penggerek bendera dipercayakan kepada Alfatih Putra dari SMAN 1 Ujanmas, pengibar Muhammad Frisky Fadly dari MAN 1 Lahat, serta pembentang M. Prince Farid Al-Qodri dari SMA Negeri 3 Palembang.


Komandan Paskibraka dijabat Lettu Laut (P) Willy Andreas, S.Tr.Han., yang sehari-hari bertugas sebagai Danunit Intel Lanal Palembang. 


Sementara Lettu (AU) Lek Efrandy dipercaya sebagai Komandan Peleton Pasukan 45 dan Gilang Tri Andika dari SMAN 3 Martapura sebagai Komandan Kelompok 17.


Usai pelaksanaan upacara, Herman Deru menyampaikan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. 


Momentum tersebut menjadi pengingat terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus bahan evaluasi bagi generasi saat ini dalam mengisi kemerdekaan.


Ia juga menekankan pentingnya keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Nilai tersebut dapat diwujudkan antara lain dengan mempertahankan budaya dan identitas daerah dalam berbagai kegiatan, termasuk penggunaan pakaian adat.


“Bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini agar para pahlawan tidak kecewa dengan generasi berikutnya. Spirit kita tetap spirit menang, spirit merdeka,” ujar Herman Deru.


Menurut Herman Deru, capaian yang telah diperoleh bukanlah akhir dari perjuangan. Setiap keberhasilan harus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan prestasi melalui kerja keras dan semangat pantang menyerah.


“Ini bukan puncak kulminasi. Ini justru kita terus mendaki dan menyadari bahwa setiap perjuangan untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik tentu melalui pendakian,” katanya.


Ia menambahkan, kerja keras perlu dibangun bersama dengan semangat gotong royong dan persatuan. Nilai tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan.


Kepada generasi muda, Herman Deru berpesan agar kemerdekaan diisi dengan meningkatkan pengetahuan sekaligus mempertahankan karakter sebagai generasi pejuang.


“Generasi muda di zaman modern ini, isilah kemerdekaan dengan pengetahuan yang luas dan karakter yang tetap menjadi karakter pejuang. Kepada para pemuda, teruslah berani berkompetisi,” pesannya.


Dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang dan jajaran Forkopimda juga mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI secara virtual dari Aula Joglo Griya Agung.


Upacara yang disiarkan langsung dari Istana Merdeka, Jakarta, tersebut dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto.


Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva HD, M.M., Sekda Sumsel Dr. Drs. Edward Candra, Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru, Ketua BKOW Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang serta Ketua KORMI Sumsel Hj. Samantha Tivani HD, B.Bus., M.MBA.


Nuansa budaya Sumatera Selatan turut mewarnai kegiatan. Para pejabat dan undangan mengenakan pakaian adat khas Sumsel sebagai simbol keberagaman sekaligus penegasan bahwa kekayaan budaya daerah merupakan bagian dari kekuatan persatuan Indonesia. (ADV)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Bacakan UUD 1945 pada Upacara HUT Ke-81 RI

Terkini