terkini

FKM UNSRI Perkuat Jejaring Internasional melalui Kuliah Tamu Bersama Pakar Epidemiologi UKM

Saturday, July 25, 2026, Saturday, July 25, 2026 WIB Last Updated 2026-08-07T04:48:27Z

FKM Universitas Sriwijaya menggelar Kuliah Tamu Internasional bersama pakar epidemiologi dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) di Gedung Djuaini Moekti, Kampus UNSRI Palembang, Jumat (24/7/2026). (Foto: IST)

PUYANG
- Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (UNSRI) kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan Kuliah Tamu Internasional bertajuk "Are We Measuring the Right Thing? The Psychometrics of Public Health". 


Kegiatan yang menghadirkan Professor of Epidemiology and Statistics, Faculty of Medicine, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Prof. Dr. Shamsul Azhar Shah tersebut berlangsung di Gedung Djuaini Moekti, Kampus UNSRI Palembang, Jumat (24/7/2026).


Kuliah tamu ini merupakan bagian dari implementasi Program EQUITY UNSRI yang didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Dana Abadi Perguruan Tinggi. 


Program tersebut bertujuan untuk memperkuat kualitas akademik, memperluas jejaring internasional, serta mempercepat transformasi UNSRI menuju perguruan tinggi bereputasi global melalui skema Visiting Professor, Joint Supervision, dan International Academic Networking.


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FKM UNSRI, Prof. Dr. rer. med. H. Hamzah Hasyim, S.K.M., M.K.M. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa kehadiran Prof. Dr. Shamsul Azhar Shah menjadi bukti nyata komitmen FKM UNSRI dan UKM dalam membangun kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.


"Kemitraan akademik yang kuat dibangun melalui pertukaran pengetahuan, diskusi ilmiah, pendampingan akademik, penelitian bersama, dan pengembangan jejaring yang memberikan manfaat bagi kedua institusi," ujarnya.


Prof. Hamzah juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 FKM UNSRI berhasil memperoleh dua hibah Program EQUITY, yakni skema Visiting Professor yang diketuai Dr. Novrikasari dan Joint Supervision yang diketuai Dr. Anita Rahmiwati. 


Menurutnya, kedua program tersebut menjadi bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas riset, memperluas kolaborasi internasional, dan menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.


Di sisi lain, Prof. Dr. Shamsul Azhar Shah mengajak peserta meninjau kembali aspek mendasar dalam penelitian kesehatan masyarakat, yakni memastikan instrumen yang digunakan benar-benar mampu mengukur konstruk yang ingin diteliti. 


Ia menekankan bahwa kualitas kebijakan kesehatan sangat bergantung pada kualitas data, sedangkan kualitas data ditentukan oleh validitas dan reliabilitas instrumen penelitian.


Melalui sejumlah contoh, Prof. Shamsul menjelaskan bahwa reliabilitas menunjukkan konsistensi hasil pengukuran, sementara validitas memastikan instrumen benar-benar mengukur konsep yang dimaksud. 


"Oleh karena itu, peneliti tidak seharusnya hanya berfokus pada nilai Cronbach's Alpha, tetapi juga mengumpulkan bukti validitas melalui validitas isi, validitas konstruk, validitas kriteria, serta memastikan bahwa instrumen telah sesuai dengan konteks budaya masyarakat yang diteliti," jelasnya.


Ia juga memperkenalkan sejumlah pendekatan psikometrik modern, seperti Exploratory Factor Analysis (EFA), Confirmatory Factor Analysis (CFA), dan Differential Item Functioning (DIF), sebagai metode untuk menguji struktur konstruk sekaligus mengidentifikasi potensi bias pada setiap butir instrumen. 


Menurutnya, instrumen yang valid merupakan fondasi utama dalam menghasilkan bukti ilmiah yang dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan kesehatan berbasis bukti.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan coaching session mengenai penulisan artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, pendampingan metodologi penelitian, serta diskusi proposal riset bagi dosen dan mahasiswa program pascasarjana. 


Dengan mengusung skema Joint Supervision, peserta juga memperoleh masukan langsung terkait desain penelitian, metodologi, penyusunan artikel ilmiah, hingga strategi publikasi internasional.


Melalui penyelenggaraan Kuliah Tamu Internasional ini, FKM UNSRI menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).


Kedepannya, FKM UNSRI berharap kegiatan ini tidak hanya dapat meningkatkan kapasitas riset sivitas akademika, tetapi juga melahirkan penelitian kolaboratif, publikasi bersama, pertukaran akademisi, serta memperkuat kerja sama jangka panjang dengan Universiti Kebangsaan Malaysia. (*)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • FKM UNSRI Perkuat Jejaring Internasional melalui Kuliah Tamu Bersama Pakar Epidemiologi UKM

Terkini

Topik Populer