
Pemandangan dari Atas Jembatan AMPERA Kota Palembang. (Foto: Puyang)
PUYANG – Bahasa Palembang atau yang disebut dengan Baso Pelembang merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat Palembang.
Dalam penuturannya, bahasa ini memiliki dua tingkatan utama yaitu Baso Pelembang Sari-sari (BPS) dan Baso Pelembang Alus (BPA).
Baso Pelembang Sari-sari (BPS) biasanya digunakan dalam situasi informal dan lebih santai, sementara Baso Pelembang Alus (BPA) lebih sering digunakan pada percakapan yang lebih formal.
Untuk penyebutan nama-nama anggota Tubuh Atau Badan, Baso Pelembang juga memiliki penyebutan tersendiri oleh masyarakatnya.
Berikut adalah beberapa nama Anggota Tubuh atau Badan dalam Baso Pelembang:
H. Nama Anggota Tubuh atau Badan
