![]() |
Semangat literasi kegiatan Book Cosplay di Auditorium UPT Perpustakaan Kampus Jakabaring, Senin (15/6/2026). (Foto: Dok) |
PUYANG – Semangat literasi kembali digaungkan melalui kegiatan Book Cosplay yang diselenggarakan UPT Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang bekerja sama dengan Duta Baca UIN Raden Fatah Palembang di Auditorium UPT Perpustakaan Kampus Jakabaring, Senin (15/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 anggota Komunitas Buku Buku Linda turut ambil bagian dengan menampilkan berbagai karakter yang terinspirasi dari tokoh-tokoh dalam karya sastra dan buku populer.
Partisipasi ini menjadi bentuk dukungan komunitas terhadap upaya penguatan budaya literasi melalui pendekatan yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan.
UPT Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang selama ini aktif menghadirkan berbagai program yang bertujuan meningkatkan minat baca serta membangun budaya literasi di kalangan sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Melalui konsep Book Cosplay, peserta tidak hanya menampilkan kostum karakter favoritnya, tetapi juga berbagi pengalaman membaca dan mengajak masyarakat lebih dekat dengan dunia buku.
Perwakilan UPT Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat literasi, khususnya di kalangan generasi muda.
Selain menjadi wadah kreativitas, Book Cosplay juga membuka ruang kolaborasi antara komunitas literasi dan institusi pendidikan dalam menumbuhkan minat baca masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa membaca tidak hanya menjadi aktivitas akademis, tetapi juga dapat diwujudkan dalam bentuk ekspresi kreatif yang menyenangkan. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk mengenal dan mencintai buku," ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diisi dengan penampilan cosplay karakter buku, sesi apresiasi literasi, serta interaksi antarpeserta.
Suasana yang meriah menunjukkan bahwa literasi dapat dikemas secara menarik sehingga lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Acara ini juga menghadirkan Puteri Anak Indonesia Budaya 2024, Kirana Pramudita Sanjaya, yang berbagi pandangannya mengenai pentingnya literasi dan kemampuan berbicara di depan publik.
"Literasi memberi kita wawasan dan isi, sementara public speaking memberi kita pengaruh. Ketika keduanya dipadukan, kita tidak hanya menjadi pembaca yang baik, tetapi juga mampu menginspirasi, menggerakkan, dan memberikan dampak bagi lebih banyak orang," katanya.
Komunitas Buku Buku Linda berharap kegiatan literasi seperti Book Cosplay dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan.
Selain memperluas jejaring antarpegiat literasi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca serta melahirkan generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, kreatif, dan berwawasan luas. (Fitria Ananda Maheswari)
