![]() |
Ketua DPRD Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra (kanan). (Foto: IST) |
PUYANG – DPRD Kabupaten Ogan Ilir menegaskan keterbukaannya terhadap setiap kritik, masukan, maupun kontrol sosial yang disampaikan masyarakat sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.
Ketua DPRD Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, mengatakan kritik dan masukan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas lembaga legislatif.
Menurut Edwin, keterbukaan tersebut juga berlaku terhadap kritik yang berkaitan dengan penggunaan anggaran DPRD Ogan Ilir.
Namun, ia menegaskan perlu adanya pemahaman mengenai mekanisme pengelolaan anggaran di lingkungan DPRD.
"Pada prinsipnya, setiap kritik, masukan, maupun kontrol sosial merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Tapi perlu kami luruskan bahwa DPRD bukan pengguna anggaran," kata Edwin kepada wartawan di Ogan Ilir, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, pengelolaan anggaran DPRD dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan melalui Sekretariat DPRD sebagai perangkat daerah yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan administrasi dan keuangan.
BK DPRD Ogan Ilir Disebut Jalankan Tugas Sesuai Mekanisme Terkait keberadaan Badan Kehormatan (BK) DPRD Ogan Ilir, Edwin menyebut lembaga tersebut sejauh ini telah menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dan objektif.
Menurutnya, pelaksanaan tugas BK mengacu pada Tata Tertib DPRD, Kode Etik, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Setiap persoalan yang menjadi kewenangan BK diproses berdasarkan mekanisme yang telah diatur, bukan berdasarkan opini ataupun tekanan dari pihak mana pun," tegasnya.
Edwin juga mengatakan DPRD Ogan Ilir menghormati apabila terdapat usulan audit maupun evaluasi yang dilakukan melalui mekanisme sesuai ketentuan.
Ia menilai audit dan evaluasi merupakan bagian dari sistem pengawasan yang dapat memperkuat tata kelola lembaga.
"Kami meyakini setiap proses akan berjalan secara objektif, profesional dan sesuai ketentuan hukum," ujarnya.
Edwin menambahkan, DPRD Ogan Ilir memiliki komitmen untuk menjaga marwah lembaga sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.
"Yang terpenting bagi kami adalah menjaga marwah lembaga DPRD, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta memastikan seluruh alat kelengkapan DPRD menjalankan tugasnya secara transparan, akuntabel dan bertanggung jawab," pungkasnya. (ADV)
