terkini

Pemkab Ogan Ilir Siapkan Strategi Cegah Karhutla, Utamakan Upaya Preventif

Thursday, April 16, 2026, Thursday, April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-18T03:01:33Z

 

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar melakukan Rakor bersama stakeholder terkait di Kantor Bupati Ogan Ilir, Kamis (16/4/2026). (Foto: IST)



PUYANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengedepankan langkah preventif melalui sinergi lintas sektor. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) bersama stakeholder terkait di Kantor Bupati Ogan Ilir, Kamis (16/4/2026).


Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat, perusahaan, dan masyarakat.


“Kita harus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujar Panca.


Selain pencegahan, Pemkab Ogan Ilir juga menekankan pentingnya respons cepat dan terpadu di lapangan guna mencegah api meluas serta meminimalisir dampak kabut asap.


Menurut Panca, bencana asap akibat karhutla dapat berdampak luas terhadap berbagai sektor, mulai dari kesehatan akibat gangguan pernapasan, terganggunya aktivitas transportasi karena terbatasnya jarak pandang, hingga potensi kerugian ekonomi seperti gagal panen dan terganggunya distribusi bahan pokok.


Dalam rakor tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Sumatera Selatan akan mulai memasuki musim kemarau pada Mei hingga Juni 2026, dengan puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan potensi terjadinya karhutla yang dapat memicu bencana asap.


Sejumlah langkah strategis disepakati dalam rapat koordinasi tersebut, di antaranya meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara dibakar, serta mengoptimalkan patroli terpadu di wilayah rawan hotspot secara rutin.


Selain itu, Pemkab Ogan Ilir akan membentuk dan mengaktifkan posko siaga karhutla di tingkat kecamatan dan desa, serta melibatkan perusahaan dalam penyediaan sarana prasarana dan tim penanggulangan kebakaran.


Upaya pemadaman dini juga akan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, termasuk kemungkinan bantuan pemadaman melalui udara apabila diperlukan. Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan juga akan dilakukan secara tegas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi aparat penegak hukum.


“Melaksanakan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. Ini merupakan tupoksi Polri,” tegas Panca.


Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah dan menanggulangi bencana asap akibat karhutla di Kabupaten Ogan Ilir, sehingga dampaknya dapat diminimalisir secara optimal. (ADV)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pemkab Ogan Ilir Siapkan Strategi Cegah Karhutla, Utamakan Upaya Preventif

Terkini