terkini

UNSRI Perkuat Jejaring Internasional melalui Pertemuan Virtual bersama Amsterdam UMC, Bahas Kolaborasi Riset Kesehatan Tropis

Monday, August 31, 2026, Monday, August 31, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T05:16:18Z

UNSRI menggelar pertemuan virtual bersama Amsterdam University Medical Centre (AUMC) untuk membahas pengembangan kerja sama penelitian bidang kesehatan tropis, Jumat (28/8/2026). (Foto: IST)

PUYANG
- Universitas Sriwijaya (UNSRI) kembali memperluas jejaring internasional dalam pengembangan kerja sama penelitian di bidang kesehatan tropis bersama Amsterdam University Medical Centre (AUMC) melalui pertemuan virtual bertajuk “Connecting and Building Trust”, Jumat (28/8/2026).


Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNSRI, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, serta Prof. Dr. Martin Peter Grobusch, Kepala Center for Tropical Medicine and Travel Medicine AUMC. 


Dengan dipandu oleh Kepala Subdirektorat Internasionalisasi, Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni UNSRI, Najmah, S.KM., MPH., PhD., kegiatan ini membahas rencana kolaborasi penelitian di bidang kedokteran tropis, kesehatan masyarakat, kesehatan global, serta pertukaran mahasiswa.


Kegiatan dimulai dengan sambutan Prof. Dr. dr. Radiyati Umi Partan, Sp.PD-KR, M.Kes., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Inovasi, Hilirisasi, dan Sistem Informasi UNSRI, yang menyampaikan komitmen universitas dalam memperkuat kemitraan penelitian dengan institusi internasional.


Selanjutnya, Prof. Dr. rer. med. Hamzah Hasyim mewakili FKM UNSRI memaparkan fokus penelitian pada topik epidemiologi malaria dan spatial modeling.


Dari FK UNSRI, Prof. Ramzi Amin, dr. Rizky Andini Nawawi, M. Biomed., bersama tim memperkenalkan berbagai kegiatan penelitian klinis multidisiplin yang berkaitan dengan isu kesehatan tropis. 


Sementara itu, dr. H. Trisnawarman dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan mengenai prioritas kesehatan serta tantangan dalam penanganannya di wilayah Sumatera Selatan.


Menanggapi berbagai pemaparan tersebut, Prof. Martin Peter Grobusch memperkenalkan fokus Center for Tropical Medicine and Travel Medicine AUMC, terutama pada penelitian malaria dan tuberkulosis (TB). 


Ia menilai terdapat potensi kerja sama antara UNSRI dan AUMC, khususnya dalam penelitian TB, epidemiologi, serta program pertukaran mahasiswa.


Menurutnya, program pertukaran ini dapat memberikan kesempatan yang nyata untuk mempelajari epidemiologi dalam konteks negara yang berbeda. 


Prof. Martin juga menyampaikan bahwa pengembangan penelitian membutuhkan dukungan pendanaan yang tidak sedikit, dan mendorong kedua pihak untuk bersama-sama mencari peluang sumber pendanaan penelitian.


Pembahasan mengenai peluang kolaborasi tersebut dilanjutkan melalui sesi diskusi yang dipimpin Ika Septihandayani, Manajer Proyek Riset Amsterdam UMC. 


Dalam sesi tersebut, Prof. Martin menyampaikan bahwa pertemuan awal ini dapat menjadi dasar untuk membangun kemitraan penelitian yang lebih luas antara UNSRI dan AUMC.


Sebagai tindak lanjut, direncanakan pertemuan lanjutan dalam 2–3 minggu mendatang dengan waktu pembahasan yang lebih panjang. 


Pertemuan berikutnya juga akan melibatkan peneliti lain dari AUMC untuk memperluas pembahasan mengenai bidang penelitian yang berpotensi dikolaborasikan.


Selain pertemuan lanjutan, Prof. Martin juga menyampaikan rencana kunjungan langsung ke UNSRI pada awal tahun depan. 


Kunjungan tersebut nantinya diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara peneliti UNSRI dan AUMC serta mendukung pengembangan kerja sama penelitian yang berkelanjutan di lingkungan akademik kampus. (*)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • UNSRI Perkuat Jejaring Internasional melalui Pertemuan Virtual bersama Amsterdam UMC, Bahas Kolaborasi Riset Kesehatan Tropis

Terkini

Topik Populer