terkini

KAHMI Sumsel Gelar Diskusi Publik Bahas Tantangan Politik Pasca Putusan MK

Sunday, December 14, 2025, Sunday, December 14, 2025 WIB Last Updated 2025-12-14T11:29:33Z

Foto bersama usai kegiatan diskusi. (Foto: Dok)



Palembang — Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Selatan menggelar diskusi publik bertajuk “Arah dan Tantangan Kebijakan Kehidupan Berpolitik di Indonesia Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 13/PUU-XX/2024 tentang Pemisahan Pemilu Lokal dan Pemilu Nasional”. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Jumat (12/12/2025).


Diskusi publik ini menghadirkan narasumber nasional dan daerah, yakni Pembina Perludem Titi Anggraini, Ketua Umum Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumsel Joncik Muhammad, serta akademisi Palembang Laurel Heydir, S.H., M.A. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan akademisi, aktivis, dan alumni HMI.


Ketua Pelaksana kegiatan, Ayat Parsah, S.E., mengatakan diskusi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada publik mengenai implikasi putusan Mahkamah Konstitusi terkait pemisahan pemilu nasional dan pemilu lokal, serta dampaknya terhadap dinamika demokrasi dan tata kelola politik di Indonesia.


“Putusan MK ini memiliki konsekuensi besar terhadap sistem kepemiluan dan kehidupan politik ke depan. Karena itu, perlu ruang diskusi publik agar masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan alumni HMI, dapat memahami arah kebijakan tersebut secara kritis,” ujar Ayat Parsah.


Selain diskusi publik, rangkaian kegiatan KAHMI Sumsel juga diawali dengan jalan sehat dan senam bersama yang digelar di kawasan Kambang Iwak (KI) Palembang. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 warga Kota Palembang dan berlangsung meriah.


Panitia menyediakan ratusan doorprize bagi peserta jalan sehat, dengan hadiah utama satu unit sepeda motor. Selain itu, tersedia pula berbagai hadiah menarik lainnya seperti televisi, mesin cuci, sepeda, paket sembako, dispenser, setrika, magicom, kompor gas, kipas angin, dan hadiah hiburan lainnya.


Diskusi publik dan kegiatan jalan sehat ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) KAHMI Sumsel yang berlangsung pada 12–13 Desember 2025 di Hotel Swarna Dwipa Palembang.


Rakorwil diikuti oleh peserta dari seluruh Majelis Daerah KAHMI se-Sumatera Selatan yang berasal dari 17 kabupaten/kota, serta seluruh pengurus MW KAHMI Sumsel.


Dalam kesempatan yang sama, Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Sumsel juga melaksanakan Rakorwil di ruangan terpisah. Rakorwil KAHMI Sumsel digelar untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan sekaligus mengoordinasikan agenda organisasi ke partisipasi alumni serta dukungan dari 10 sponsor yang turut berkontribusi menyukseskan seluruh rangkaian acara. (Ari)



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KAHMI Sumsel Gelar Diskusi Publik Bahas Tantangan Politik Pasca Putusan MK

Terkini